Benny Benke
http://suaramerdeka.com/
Andy Whitfield, aktor yang melejit namanya di dunia berkat perannya dalam serial TV kabel berjudul Spartacus: Blood and Sand, meninggal pada usia 39 tahun. Seolah tidak percaya, kematian pemeran tokoh Spartacus yang kadung membuat jatuh hati penikmatnya di seluruh dunia itu, sebagaimana diwartakan Associated Press, Senin (12/9) diberitakan langsung secara resmi oleh pihak perwakilan keluarga Whitfield.
Whitfield sebagaimana kawat resmi itu, mangkat pada Minggu (11/9) di Sydney, Australia, 18 bulan setelah dia didiagnosa mengidap penyakit yang bernama non-Hodgkin lymphoma, demikian dikatakan Sam Maydew selaku manajer almarhum kepada Associated Press. Kematiannya terjadi pada sebuah pagi yang cerah ketika musim semi baru tiba. Dan yang membuat indah suasananya, ujar istri mendiang Whitfield, Vashti via pernyataan resminya, almarhum sebelum mangkat dikelilingi oleh keluarga dekatnya. Dan berada digenggaman orang-orang yang sangat dicintainya.
Pernyataan itu melanjutkan, "prajurit" terkasih kita bernama Andy Whitfield meninggal setelah bertempur selama 18 bulan dengan penyakit kanker bernama lymphoma cancer. "Dia meninggal dengan damai dikelilingi orang-orang terkasih. Terima kasih tak terkira untuk para fans yang senantiasa memberikan perhatian, cinta, dan dukungan hingga titik ini. Dia akan dikenang sebagai sosok yang menginspirasi, pemberani, dan jantan, ayah dan dan suami yang baik."
Nobody
Andy Whitfield -yang lahir di Wales dan pindah ke Australia sejak tahun 1999- pada awalnya adalah nobody, alias tidak ada yang mengenal sama sekali, ketika film legendaris berjudul Spartacus, yang dimainkan dengan sangat luar biasa oleh aktor kawakan Kirk Douglas pada tahun 1960 arahan sutradara eksentrik, Stanley Kubrick mendunia. Hingga akhirnya, namanya menjadi sohor ketika dia dipercaya melakoni versi film serinya yang ditayangkan stasiun TV kabel Starz, meski sarat dengan adegan kekerasan dan penuh seksualitas.
Whitfield tampil penuh selama 13 episode pada season perdananya, yang ditayangkan mulai 2010 lalu. Dan berencana untuk mempersiapkan season keduanya, sebelum dia diagnosa dengan penyakit kanker mematikannya itu. Selama menunggu proses pengobatannya, Whitfield terus menjalani terapi, sembari TV berbayar itu mempersiapkan naskah Prequel, yang terdiri dari enam seri berjudul Spartacus: Gods of the Arena, yang telah ditayangkan awal tahun 2011 ini, dengan hanya menyertakan sulih suara aktor utamanya.
Namun sayangnya, sejak Januari lalu, kondisi kesehatan Whitfield semakin buruk, dan memaksa pihak produser untuk menggantikannya dengan aktor Australian lainnya, bernama Liam McIntyre. President Starz dan CEO Chris Albrecht , menyatakan kedukaan yang mendalam atas mangkatnya salah satu aktor kebanggaannya itu, yang mengatakan Andy yang berlakon sebagai 'Spartacus' tidak hanya pahlawan di dalam layar, tapi juga dalam kehidupan yang sebenarnya, "Pahlawan bagi kehidupannya sendiri.".
Sebelumnya, Whitfield juga pernah terlibat di sejumlah produksi TV shows di Australia, seperti Packed to the Rafters dan McLeod's Daughters.
12 September 2011
http://suaramerdeka.com/
Andy Whitfield, aktor yang melejit namanya di dunia berkat perannya dalam serial TV kabel berjudul Spartacus: Blood and Sand, meninggal pada usia 39 tahun. Seolah tidak percaya, kematian pemeran tokoh Spartacus yang kadung membuat jatuh hati penikmatnya di seluruh dunia itu, sebagaimana diwartakan Associated Press, Senin (12/9) diberitakan langsung secara resmi oleh pihak perwakilan keluarga Whitfield.
Whitfield sebagaimana kawat resmi itu, mangkat pada Minggu (11/9) di Sydney, Australia, 18 bulan setelah dia didiagnosa mengidap penyakit yang bernama non-Hodgkin lymphoma, demikian dikatakan Sam Maydew selaku manajer almarhum kepada Associated Press. Kematiannya terjadi pada sebuah pagi yang cerah ketika musim semi baru tiba. Dan yang membuat indah suasananya, ujar istri mendiang Whitfield, Vashti via pernyataan resminya, almarhum sebelum mangkat dikelilingi oleh keluarga dekatnya. Dan berada digenggaman orang-orang yang sangat dicintainya.
Pernyataan itu melanjutkan, "prajurit" terkasih kita bernama Andy Whitfield meninggal setelah bertempur selama 18 bulan dengan penyakit kanker bernama lymphoma cancer. "Dia meninggal dengan damai dikelilingi orang-orang terkasih. Terima kasih tak terkira untuk para fans yang senantiasa memberikan perhatian, cinta, dan dukungan hingga titik ini. Dia akan dikenang sebagai sosok yang menginspirasi, pemberani, dan jantan, ayah dan dan suami yang baik."
Nobody
Andy Whitfield -yang lahir di Wales dan pindah ke Australia sejak tahun 1999- pada awalnya adalah nobody, alias tidak ada yang mengenal sama sekali, ketika film legendaris berjudul Spartacus, yang dimainkan dengan sangat luar biasa oleh aktor kawakan Kirk Douglas pada tahun 1960 arahan sutradara eksentrik, Stanley Kubrick mendunia. Hingga akhirnya, namanya menjadi sohor ketika dia dipercaya melakoni versi film serinya yang ditayangkan stasiun TV kabel Starz, meski sarat dengan adegan kekerasan dan penuh seksualitas.
Whitfield tampil penuh selama 13 episode pada season perdananya, yang ditayangkan mulai 2010 lalu. Dan berencana untuk mempersiapkan season keduanya, sebelum dia diagnosa dengan penyakit kanker mematikannya itu. Selama menunggu proses pengobatannya, Whitfield terus menjalani terapi, sembari TV berbayar itu mempersiapkan naskah Prequel, yang terdiri dari enam seri berjudul Spartacus: Gods of the Arena, yang telah ditayangkan awal tahun 2011 ini, dengan hanya menyertakan sulih suara aktor utamanya.
Namun sayangnya, sejak Januari lalu, kondisi kesehatan Whitfield semakin buruk, dan memaksa pihak produser untuk menggantikannya dengan aktor Australian lainnya, bernama Liam McIntyre. President Starz dan CEO Chris Albrecht , menyatakan kedukaan yang mendalam atas mangkatnya salah satu aktor kebanggaannya itu, yang mengatakan Andy yang berlakon sebagai 'Spartacus' tidak hanya pahlawan di dalam layar, tapi juga dalam kehidupan yang sebenarnya, "Pahlawan bagi kehidupannya sendiri.".
Sebelumnya, Whitfield juga pernah terlibat di sejumlah produksi TV shows di Australia, seperti Packed to the Rafters dan McLeod's Daughters.
12 September 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar